Genta lahir dari satu keluhan yang kedengeran di mana-mana: admin bimbel menghabiskan akhir bulan buat nagih satu-satu, ngejar transfer, dan benerin rekap Excel. Kami percaya waktu itu lebih pantas dipakai buat murid.
Namanya dari lonceng. Dulu, lonceng dipakai buat menandai waktu — saatnya masuk, saatnya pulang, saatnya berkumpul. Genta melakukan hal yang sama untuk urusan pembayaran: berbunyi tepat waktu, tanpa perlu diingatkan. Tagihan terbit sendiri, wali diingatkan lewat WhatsApp, dan kas tercatat rapi — sementara kamu fokus mengajar.
Kami membangun Genta khusus untuk konteks Indonesia: SPP prabayar, proration buat yang daftar tengah bulan, multi-mapel dengan status cuti, kenaikan kelas tiap Juli, sampai multi-cabang untuk lembaga yang tumbuh. Bukan software billing generik yang dipaksa muat — tapi alat yang ngerti cara bimbel bekerja.
Genta dikembangkan oleh tim di balik Netbiz Indonesia, yang fokus membangun perangkat lunak vertikal untuk UKM dan lembaga di Indonesia. Kecil, dekat dengan pengguna, dan cepat merespons.
Otomasi harus mengurangi beban, bukan mengurangi rasa. Pesan reminder dibuat sopan, jelas, dan bisa kamu sesuaikan.
Data murid & wali adalah milik kamu, sepenuhnya. Tidak kami jual, tidak kami pinjamkan. Bisa diekspor kapan saja.
Fitur ditambah kalau benar-benar mengurangi kerja admin. Kalau bikin bingung, kami cari cara yang lebih simpel.
SPP prabayar, QRIS, WhatsApp, jenjang SD–SMP. Dirancang dari cara lembaga di sini benar-benar bekerja.
Coba gratis 15 hari. Setup dibantu, data existing diimport — tanpa kartu kredit.